Danau Toba adalah
sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 km dan lebar 30 km yang
terletak di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Danau ini merupakan
danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Di tengah danau Toba terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.
Pesonanya nan asri membuat danau ini menjadi tujuan wisata penting di
Sumatera Utara selain Bukit Lawang, Berastagi, dan Nias. Hal inilah yang
membuat wisatawan domestik dan mancanegara untuk datang berkunjung di
lokasi ini.
Legenda dan Sejarah Terbentuknya Danau Toba
Secara teori, Danau Toba terbentuk setelah terjadinya letusan supervulcano sekitar 73.000 – 75.000 tahun lalu. Tim peneliti dari Michigan Technological University, yaitu Bill Rose dan Craig Chesner memperkirakan
gunung api tersebut memuntahkan material vulkanik sekitar 2800 km3.
Dari letusan ini terbentuklah sebuah cekungan besar yang kemudian terisi
air dan kemudian dikenal dengan nama danau Toba. Sedangkan tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menjadi Pulau Samosir.
Selain penjelasan ilmiah mengenai terbentuknya danau Toba, di
lingkungan masyarakat sekitar juga mengenal legenda danau ini. Menurut
legenda, ada seorang petani yang menemukan ikan ajaib di ladang. Anehnya
ikan ini bisa berbicara dan berubah menjadi seorang wanita yang cantik
jelita. Kemudian mereka menikah dengan sebuah syarat yang tidak boleh
dilanggar oleh sang petani. Dari pernikahan tersebut, lahirlah seorang
anak yang diberi nama Samosir. Suatu hari, sang ibu menyuruh anaknya
untuk mengantarkan nasi ke sawah untuk ayahnya. Akan tetapi, makanan
tersebut dimakan oleh dirinya sendiri. Sang petani yang sedang kelaparan
mengetahui hal tersebut menjadi sangat marah dan mengucapkan kata- kata
yang tidak boleh diucapkan. Setelah mengucapkan kata- kata tersebut,
terjadilah hujan deras dan banyak air menggenang di cekungan diantara
dua bukit. Sang petani tenggelam dalam air bah itu, sedangkan sang ibu
dan anak tersebut menghilang. Air yang mengisi cekungan di antara bukit
itulah yang kemudian dikenal dengan nama Danau Toba.
Obyek Wisata Danau Toba
Danau Toba merupakan
keajaiban alam yang menakjubkan di Pulau Sumatera. Tidak ada satupun
tempat lain di Sumatera Utara yang keindahannya bisa menandingi
keindahan tempat ini. Suasananya sangat sejuk dan menyegarkan. Hamparan
air yang begitu jernih membiru, dan pemandangan pegunungan hijau nan
mempesona. Keadaan air di danau ini relatif tenang sehingga pengunjung
tidak perlu takut untuk bermain air di sekitar danau, termasuk bermain
jetski maupun menaiki perahu untuk berkeliling pulau.
Wisatawan biasanya membanjiri Danau Toba
pada April hingga Agustus karena bertepatan dengan liburan sekolah.
Saat itu cuaca pun cerah sehingga menjadi saat yang baik untuk
menikmati danau Toba. Selain dimanjakan dengan suasana alam dan panorama keindahan alam danau Toba. Pengunjung
juga diberi kesempatan untuk melihat kemeriahan dan ritual tradisional
suku Batak dalam upacara Pesta Masyarajat Danau Toba tahunan. Upacara
ini sering digelar untuk menghormati nenek moyang.
Transportasi ke Danau Toba
Medan merupakan pintu gerbang
internasional. Banyak penerbangan tersedia setiap harinya antara Medan
dengan kota- kota besar di Indonesia. Setelah sampai di kota Medan, ada
beberapa pilihan transportasi darat menuju danau Toba, salah
satunya adalah menggunakan transportasi umum. Dari terminal bus Pinang
Baris, terminal terbesar di Medan, pengunjung bisa berangkat dengan bus
(harga tiket Rp 40.000,- hingga Rp 50.000,-) memakai bus jurusan ke
Parapat. Perjalanan ini akan menempuh jarak sejauh 176 km, dan bisa
ditempuh selama 6 jam perjalanan.
Agar lebih nyaman dan cepat, pengunjung
juga bisa menggunakan jasa mobil travel, meskipun harga transport lebih
mahal yaitu sekitar Rp 70.000 – 80.000. Setelah mencapai Parapat,
perjalanan akan dilanjutkan ke kawasan Toba dengan menggunakan kapal
ferri yang beroperasi di sekitar lokasi. Biaya untuk menaiki kapal ferri
adalah Rp 3.500,- untuk setiap orang.
Akomodasi atau Penginapan di Danau Toba
Sesampainya di Parapat, segala fasilitas pariwisata danau Toba akan mulai terlihat. Ada banyak pilihan hotel dengan harga bervariasi mulai dari hotel, bungalow, villa, dan guesthouse, hingga homestay. Sementara di Samosir, juga terdapat sebuah hotel bernama Tuk Tuk dimana harga persewaannya bisa disesuaikan. Lokasi Tuk tuk sendiri
sangat strategis untuk menjelajahi pulau sekitar dan memiliki fasilitas
yang nyaman. Penginapannya sudah cukup berkelas, kondisi bersih,, dan
nyaman. Beberapa penginapan di danau Toba antara lain Patra Parapat Lake Resort, Inna Parapat Lake Resort, Niagara Hotel and Resort, Samosir Cottage, dan lainnya.
Berbelanja dan Berkeliling Pulau
Di Parapat pengunjung bisa sepuasnya
membeli cenderamata berupa kaos dan aksesoris seperti kalender Batak
Kuno dengan tulisan asli Batak dari kayu dan beragam souvenir unik
lainnya. Ada juga pasar tradisional yang digelar dua kali seminggu. Jika
pengunjung ingin membeli oleh- oleh unik bahkan antik bisa berbelanja
di Samosir, Pengunjung juga bisa mengunjungi Jangga (desa tradisional)
jika tertarik untuk membeli kain ulos yang terkenal dengan motif dan
tenunnya yang halus. Pengunjung juga bisa melihat langsung cara menenun
kain ulos. Kain ini didominasi warna merah, hitam, dan putih yang
biasanya ditenun dengan benang berwarna merah emas dan perak. Kain ulos
beragam jenis, diantaranya : bintang maratur, ragiidup, sibolang,
ragihotang, mangiring, dan sadum.
Selain berbelanja, pengunjung juga bisa berkeliling Pulau Samosir.
Penjelajahan pulau Samosir bisa dilakukan dengan berjalan kaki dan
berkendara. Jika pengunjung tidak membawa kendaraan pribadi, pengunjung
bisa menyewa di sekitar lokasi danau. Dengan mengelilingi Pulau Samosir,
pengunjung akan bisa menyaksikan pemandangan danau yang spektakuler
dari puncak tertinggi pulau. Jika pengunjung menginap di Tuk tuk, maka
cara terbaik untuk berkeliling adalah dengan berjalan kaki santai
menuruni jalan sambil melihat pemandangan alam yang elok.
Kuliner di Danau Toba
Di sini tidak ada lokasi tempat makan
khusus. Warung makan khas Sumatera Utara adalah Lapo namun makanan yang
disajikan di sini dominan tidak halal sehingga Anda yang Muslim
disarankan mencarinya di warung nasi padang dan makanan khas Jawa yang
buka pada malam hari.
Sarana Pariwisata Danau Toba
Pulau Samosir
Sebuah pulau vulkanik yang terletak di tengah-tengah danau Toba dengan panorama alam yang sangat indah.
Kolam Renang
Terdapat kolam renang dengan air panas alami.
Kuburan Batu
Ada beberapa jenis kuburan batu di danau Toba, diantaranya simando, ambarita (meja batu yang merupakan tempat hukuman tradisional Batak)


0 komentar:
Posting Komentar